Departemen Agama BEM Kema FKG Unpad

Saturday, March 10, 2007

Religion Department of BEM Helps You to Study

Kuliah “Radiotherapi” (24 April 2006)
(drg. Belly)



Radiasi adalah proses pelepasan energi dalam bentuk gelombang atau partikel, sedangkan radiasi ionisasi adalah suatu proses perpindahan dan pelepasan muatan listrik dari kompleks atom yang menyusun molekul-molekul jaringan tubuh. Proses ini selanjutnya akan menyebabkan ketidakseimbangan elektris pada sel-sel normal tubuh yang stabil, sehingga dapat menimbulkan kerusakan atau kematian jaringan tubuh yang dikenainya.
Kerusakan akibat radiotherapy yang menggunakan sinar pengion ini dapat terjadi pada jaringan normal maupun abnormal (cancer). Diharapkan dalam beberapa kali radiotherapi, jaringan abnormal itu sudah habis.
Kerusakan yang dapat timbul pada jaringan tumor maupun jaringan normal tergantung pada dosis. Semakin tinggi dosis, semakin besar respon jaringan dan semakin besar pula kemungkinan terjadinya kerusakan.
Radioterapi mulai digunakan orang sebagai salah satu jenis pengobatan tumor ganas tidak lama setelah penemuan sinar X oleh W. C. Röntgen pada akhir abad 19. Pada awalnya penyinaran (radiasi) digunakan untuk Röntgen, kelainan kulit, keloid, eksema, arthritis dan lainnya. Dengan radiasi, maka pertumbuhan jaringan yang terkena sinar tersebut akan terganggu atau terhambat. Karena sifatnya merusak jaringan, maka radiasi digunakan untuk terapi tumor (radioterapi).
Prinsipnya>>> Terapi radiasi merupakan metode pengobatan penyakit-penyakit keganasan dengan menggunakan sinar peng-ion. Sinar peng-ion adalah gelombang elektromagnetik atau partikel berenergi yang akan menimbulkan proses ionisasi bila melewati berbagai materi biologic



Efek langsung, tidak langsung, efek radiasi pada molekul, dan efek radiasi pada sel
Efek Radiasi Seluler>>>Efek-efek radiasi pada struktur sel merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh karena terjadinya perubahan pada struktur makromolekuler akibat radiasi. Apabila perubahan/kerusakan awal molekul terjadi dalam waktu fraksi detik setelah penyinaran, maka pada tingkat seluler kerusakan sel akibat penyinaran dosis sedang biasanya baru terjadi pada hitungan jam atau lebih.
Efek Radiasi Molekuler>>>Sebelum menimbulkan kerusakan atau kematian pada tingkat seluler dan organik, kerusakan biologis pada sistem tubuh makhluk hidup dimulai dengan proses ionisasi pada tingkat atom dan molekuler. Jadi, yang lebih besar adalah seluler!!! (Essay tentang ini di UAS, jelaskan sebaik-baiknya). Tahapan organisasi kehidupan: Atom >>> Molekul >>> Organel & Sitoplasma >>> Sel, dst…
Masih bgn Efek radiasi Molekuler >>> Pada saat sinar pengion melewati materi organik akan terjadi interaksi berupa pemindahan energi (hukum Kekekalan Energi/massa)>>> Einstein E=m.c2
Efek radiasi pada sel >>> pada membrane, sitoplasma, dan nucleus.
Efek radiasi pada jaringan dan organ: jangka pendek>>> Sindrom radiasi Akut, Hematologik, Gastrointestinal, SSP; jangka panjang>>> Karsinogenesis (leukemia>>> kanker leukosit; etiologinya nga jelas, biasanya factor keturunan juga menentukan factor (bukan pasti) terkena cancer, karena terpaut DNA, karsinoma kulit, sarcoma), Kataratogenesis (ingat Rontgen gigi selalu mengenai daerah mata), Efek Genetik, Efek pada alat genital (kematian fetus dan menimbulkan anomaly/kelainan)
Unit-unit Radioterapi:
1. Kilovoltage Machines (Orthovolt)
Radiasi yang dihasilkan berenergi rendah kira-kira 50-400 KeV (brp Rad…?). Mesin sinar X inilah yang pertama kali digunakan untuk terapi tumor. Unit ini merupakan mesin standar yang banyak digunakan di bagian Radioterapi. Akan tetapi setelah Cobalt 60 dan LINAC ditemukan, pemakaian mesin orthovolt menjadi terbatas. Sinar X pada mesin orthovolt mempunyai kualitas penetrasi yang dangkal, maka sinar X ini dipakai secara primer pada pengobatan tumor yang letaknya superfisial seperti tumor kulit dan bibir. Kalau kondisi pasien cancer dikatakan hampir (+) brarti uda hampir meninggal.
2. Cobalt 60
Mesin radiasi dengan energi radiasi yang tinggi yang paling sering digunakan adalah Co-60. Tidak seperti mesin sinar X yang menghasilkan radiasi dengan energi listrik (jadi, radiasi sinar-X bisa berfungsi bukan karena ada suatu partikel atau radiasi yang ada di dalamnya, tetapi ada suatu aliran listrik yang diubah oleh suatu alat sehingga terjadi loncatan electron yang tidak terlihat, tapi nyata hasilnya), mesin Co-60 mempunyai sumber radioaktif cobalt yang memproduksi sinar  dengan energi sekitar 1,2 MeV (brp Rad, brp sievert…?). Cobalt mempunyai radiasi yang adekuat pada nodus limfatikus leher dan tumor primer. Cobalt adalah salah satu sumber radiasi yang sering dipakai untuk terapi keganasan pada daerah leher dan kepala.

3.Linear Accelerator (LINAC)
LINAC adalah mesin sinar X yang memproduksi radiasi sebesar 4-20 MeV (punya energi lebih besar dari Orthovolt). Elektron-elektronnya dapat langsung berpenetrasi pada target organ-organ dengan memproduksi foton berenergi tinggi.

Teknik radioterapi: Eksternal dan Internal
Radiasi internal atau brachyterapi adalah radiasi yang apabila sumber radiasi ditanamkan pada tumor. Pada radiasi internal, jangkauan radiasi hanya terbatas pada tumor primer sehingga dosis maksimal dapat diberikan dengan kemungkinan jaringan sehat sekitarnya yang terkena radiasi lebih kecil dibandingkan dengan teknik radiasi eksternal/teleterapi.
Tujuan radioterapi adalah mengionisasi tumor in vivo dengan memberikan sejumlah dosis radiasi yang diperlukan secara tepat pada daerah target radiasi, tanpa menimbulkan kerusakan yang berlebihan pada jaringan sehat di sekitarnya

Jenis Penyinaran:
1. Penyinaran Radikal
Penyinaran radikal merupakan prosedur terapi yang cukup besar dan ampuh terhadap tumor ganas dengan resiko tinggi seperti halnya pembedahan.
2. Penyinaran Paliatif
Penyinaran ini dilakukan pada tumor stadium lanjut, tumor yang tidak dapat disembuhkan lagi, rekurensi atau metastase dari tumor yang tidak radiokurabel, rekurensi atau metastase dari tumor yang sudah dioperasi. Tujuan penyinaran ini adalah untuk mengurangi rasa sakit dan keluhan pasien. Akan tetapi, pasien yang sudah stadium lanjut disarankan tidak memilih jenis penyinaran ini, karena keluar-keluar rambut rontok, kumis rontok, semuanya rontok. Metode yang tepat: TLC. (Apa itu Radiokurabel, ada di frekuensi berapa…?)
3. Penyinaran Tambahan (Adjuvant)
Penyinaran ini dilakukan sebagai terapi kombinasi dengan tindakan pembedahan (dapat berupa penyinaran pra bedah dan paska bedah) maupun dengan kemoterapi



Indikasi dan Keuntungan Radioterapi
Indikasi perawatan dengan radioterapi harus didasarkan pada keyakinan bahwa pemberian radioterapi memang benar-benar harus dilakukan dengan mengutamakan kesembuhan pasien. (Pernyataan ini dengan Penyinaran Paliatif tidak saling mendukung).
Keuntungan Radioterapi dibandingkan dengan terapi pembedahan:
Tidak ada jaringan yang dibuang, sehingga dapat dicegah timbulnya kerusakan
fungsional maupun kosmetik, Pemberian radioterapi yang relatif aman. Dengan radioterapi maka pasien terhindar dari bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh suatu terapi pembedahan. Angka kematian pada pasien karena pembedahan yang hanya 1-2 % ternyata masih dianggap tinggi, karena radioterapi tidak pernah terjadi kematian segera setelah penyinaran, penyinaran terhadap kelenjar getah bening dapat dilakukan segera dan tidak akan banyak menimbulkan kerusakan, dapat dilakukan untuk perawatan lesi-lesi primer yang tersebar,
Efektif dalam membasmi fokus kecil dari sel-sel ganas yang terdapat dalam lesi yang masih dini sekali atau yang disertai dengan penyebaran kelenjar limfe servikal yang masih dini,
Setelah perawatan radioterapi, regresi suatu tumor total biasanya terjadi dan sering disertai dengan deformitas sisa (kerusakan pada tubuh) yang dapat diabaikan.

Efek Samping Radioterapi pada Rongga Mulut
1. Osteoradionekrosis.
2. Hilangnya rasa (Loss of taste).
3. Cervical atherosclerosis.
4. Perubahan saliva, yang menyebabkan terjadinya karies, candidiasis, dan bacterial acute ascending sialadenitis. Perubahan saliva yang terjadi meliputi perubahan :
Kualitatif (penurunan pH saliva, penurunan kapasitas buffer, perubahan elektrolit),
Kuantitatif (penurunan volume saliva yang menyebabkan mulut kering atau xerostomia).

Special Quiz
Hadiahnya e-book gratis "Praktikum Parasit" diberikan dalam bentuk CD
Pertanyaannya gampang...
1. Sebutkan apa yang dimaksud dengan Xerostomia!
2. Sebutkan 1 diantara 2 pengurus Depag BEM FKG!

kirimkan jawaban ke nico.fkg.05@gmail.com sertakan nama dan NPM kamu paling lambat 17 April 2007.


To be Continued...

Berita olahraga, click here...
Pengen jadi pemimpin berkualitas, click here...

1 Comments:

  • Terima kasih kepada Depag BEM yang telah bantu saya dalam belajar

    By Anonymous Anonymous, at 4:11 AM  

Post a Comment

<< Home